Analogi yang Salah “Kang, tolong pohon Kristen di samping pesantren itu ditebang !”, pinta Kiyai Bakar tiba-tiba_ pada seorang santri. Santri itupun bingung dan belum mengerti, ia melihat ke kanan kiri pesantren. “Iya, pohon cemara itu. Tebang segera. Itu pohon Kristen !” tukas kiyai Bakar lebih tegas. “Pohon Kristen? Apa maksudnya? Lagian itu pohon ditanam oleh Kiyai Ahmad. Beliau sendiri yang menanam tiga tahun lalu,” gumam santri dalam hati. “Sebelum menebang cemara itu, aku harus minta izin Kiai Ahmad dulu”. “Punten Kiyai. Kulo disuruh Kiyai Bakar untuk menebang cemara yang ada di samping pesantren, Pripun ?”, kata santri pada Kiyai Ahmad. “Hah ! Cemara ditebang...? Wit-witan apik ngono arep ditebang, kenapa?”, ucap Kiyai Ahmad kaget. “Nganu Kiyai... kata Kiyai Bakar, pohon cemara itu pohon Kristen”, ujar si santri polos. “Hah? Pohon Kristen ? Ada-ada saja Kiyai Bakar itu, wit-witan ng...
Lembutnya nasihat ni... Baca perlahan-lahan dan Baca Sampai Akhir _*Anda Akan Terpukau*_ ▁▂▃▄▅🌹💔🌹▅▄▃▂▁ من الطبيعي أن ترى السفينة في الماء لكن من الخطر أن ترى الماء في السفينة فكن أنت في قلب الدنيا ولا تجعل الدنيا في قلبك . Adalah hal biasa jika kau melihat perahu di atas air, namun bahaya bila melihat air dalam pera...